Wednesday, 25 January 2017

Cara Pembuatan Genteng Jatiwangi



PROSES PRODUKSI DAN PEMBUATAN
GENTENG JATIWANGI

A.    TAHAP AWAL PEMILIHAN  DAN PENGOLAHAN TANAH LIAT/LEMPUNG
Proses pembuatan awal produksi Genteng Jatiwangi diawali dengan pemilihan bahan baku berupa tanah liat/lempung yang layak dan memiliki kualitas untuk dijadikan genteng. Tanah tersebut diambil dari tanah sawah yang masih produktif dengan cara penggalian sampai mencapai kedalaman kurang lebih 1 meter. Setelah digali tanah tersebut dibawa kedalam lingkungan pabrik untuk dilakukan pemisahan antara tanah, batu, plastik dan dikumpulkan sampai membentuk bukit. Tanah tersebut didiamkan ditempat terbuka nantinya dijadikan persediaan bahan baku untuk 1 tahun kedepan. Waktu penggalian tanah dilakukan 1 kali dalam setahun yaitu pada saat musim kemarau.
Tahap selanjutnya yaitu persiapan pengolahan tanah dengan cara tanah tersebut dicangkul dengan alat cangkul dicampur dengan air secukupnya dan diaduk-aduk sampe membentuk seperti bubur setelah itu didiamkan terlebih dahulu selama 1 hari agar tanah tersebut menjadi padat. baru tanah tersebut digunakan untuk bahan baku genteng jatiwangi tahap penggilingan/pemadatan tanah liat dimana untuk menghasilkan genteng jatiwangi yang berkualitas.

B.     PROSES PENGGILINGAN/PEMADATAN TANAH LIAT
Maksud dari proses penggilingan yaitu suatu proses pemadatan tanah liat dengan menggunakan mesin penggilangan/molen agar menjadi halus, padat dan merata dibentuk menjadi persegi empat/kotak atau disebut Empleng, bertujuan agar mempermudah pada saat pencetakan genteng dimesin pencetak genteng. Cara kerja mesin penggilingan tersebut adalah tanah liat yang sudah diolah pada proses awal, lalu dimasukan kedalam mesin penggilingan/molen dengan dicampur dengan sedikit pasir menjaga agar tanah liat tersebut tidak terlalu lembek dan mempermudah dalam proses penggilingan. Untuk ukuran Empleng tersebut akan berbeda tergantung nantinya akan dibuat untuk genteng palentong atau genteng morando. Setelah selesai dibuat kotak-kotak (empleng) sesuai ukurannya tanah tersebut dibawa ke ruangan tempat pencetakan genteng.
C.    PROSES PENCETAKAN GENTENG JATIWANGI
Tahap selanjutanya Pencetakan Genteng yaitu suatu proses pembentukan genteng dengan menggunakan Mesin Press Ulir (manual) dengan tenaga manusia atau Mesin Press Semi Otomatis dengan menggunakan tenaga listrik, dalam sehari mampu mencetak sekitar 2000 biji genteng morando jatiwangi dan  genteng palentong jatiwangi sekitar 2500 biji alat press tersebut berupa piring yang dibentuk dengan besi yang disesuaikan dengan jenis dan ukuran genteng yang  akan dibuat seperti contoh Genteng palentong,  Genteng morando, Gentng nok/wuwung dan Aksesoris Genteng dan didalam alat press tersebut tercantum nama perusahaan masing-masing si pembuat genteng tersebut. Cara kerja mesin press tersebut adalah tanah liat dari hasil penggilingan/molen berbentuk kotak-kotak dibawa keruangan pencetakan genteng sebelum dimasukan ke mesin press tanah liat tersebut  dipadatakan/digeplak diatas meja besi dibuat menjadi lebih tipis dan dicampur dengan minyak tanah untuk mempermudah proses dalam mesin pencetaakan dan tidak lengket. Hasil dari mesin press tersebut berbentuk genteng basah dengan bentuk masih belum rapih dari sisa-sisa tanah liat yang masih menepel dibagian tepi genteng. sehingga perlu dibersihkan dan dirapihkan dengan menggunakan pisau khusus. tenaga kerja dibagian tersebut keseluruhannya wanita. Setelah rapih disimpan dalam rak penyimpanan genteng di dalam ruangan. Bertujuan untuk mengeringkan genteng yang masih basah.
                                                  
D.    PROSES PENGERINGAN GENTENG JATIWANGI
Dalam proses pengeringan akan dibagi menjadi 2 tahap :
1.     Pengeringan didalam Rak Genteng/diangin-anginkan
Artinya  adalah genteng basah hasil dari pencetakan yang sudah dibersihkan dan disortir tidak langsung dijemur dibawah sinar matahari melainkan disimpan dalam rak yang terbuat dari bambu didalam penyimpanan genteng didalam ruangan, cukup diangin-anginkan saja selama kurang lebih 3 hari pada saat musim kemarau dana pada musim penghujan sekitar 4-5 hari. Bertujuan menjaga genteng tersebut kering dan tidak mudah pecah/belah.
2.     Pengeringan dengan bantuan Sinar Matahari
Yaitu merupakan proses pengeringan genteng langsung dilakukan dibawah terik sinar matahari. Dengan cara genteng yang disimpan di Rak Genteng yang telah melalui tahap pengeringan langsung dibawa ke area terbuka disusun dengan posisi genteng tersebut ditidurkan dan dibolak – balik selama kurang lebih 7 (tujuh) dibawah terik sinar matahari dengan cuaca bagus tidak mendung atau hujan.
Yang akan menjadi kendala proses pengeringan genteng jatiwangi pada saat musim penghujan karena masih mengandalkan panas dari sinar matahari untuk 1 kali bakar saja waktunnya bisa sampai 1 minggu bahkan lebih.

E.     PROSES PEMBAKARAN GENTENG JATIWANGI

Tahap selanjutnya yaitu Proses Pembakaran Genteng merupakan faktor penentu dalam pembuatan genteng jatiwangi berhasil atau gagalnya dalam pembuatan genteng jatiwangi. Karena akan dipengaruhi oleh beberapa faktor apakah Tenaga Kerja bagian penyusunan genteng didalam tungku pembakaran atau Tenaga Kerja bagian petugas pembakaran genteng dan faktor lain seperti kayu bakar harus benar-benar kering, atau faktor cuaca dan angin. Karena untuk pembakaran genteng jatiwangi masih menggunakan system tradisional, sehingga beberapa faktor sebelum melakukan pembakaran harus diperhatikan apabila tidak ingin nantinya dalam proses pembakaran mengalami kegagalan/rugi. Dan tenaga kerja yang bertugas untuk menyusun dan membakar genteng hanya orang-orang tertentu saja yang sudah berpengalaman tidak bisa sembarangan dan telah memiliki jam terbang tinggi.

Proses Pembakaran Genteng yaitu genteng kering sudah melalui tahap penjemuran di masukan kedalam tungku pembakaran dengan cara disusun keatas dengan posisi genteng berdiri. Bentuk tungku pembakaran genteng tersebut berbentuk segi empat terbuat susunan bata merah dengan tinggi kurang lebih sekitar 4 - 6 meter dibawahnya terdiri dari 4 lubang kana 2 kiri 2 dengan lubang menyambung antara kanan dengan kiri ditengahnya hanya diberi kerangka besi tempat meletakan genteng bertujuan agar panas api masuk kedalam tungku. Kapasitas tungku pembakaran bervaraiatif ada yang isi 7.000 pcs genteng, 10.000 pcs dan  15.000pcs genteng.

Untuk system pembakaran penysusunan kayu bakar pun hanya ditempatkan disamping lubang – lubang tungku pembakaran dibagian bawah sehingga untuk pembakaran genteng jatiwangi tidak langsung oleh Api melainkan hanya diambil panasnya saja seperti menyerupai teknologi pembakaran dengan menggunakan system oven.

Pembakaran ada yang disebut Pra Pembakaran genteng yaitu  dilakukan pembakaran dengan suhu rendah dibawah 1000 derajat celcius sekitar ± 6 jam bertujuan mengeringkan genteng, dinaikan lagi suhu pembakaran diatas 1000 deraja celcius lamanya sekitar ± 8 jam dengan menjaga suhu pembakaran tetap stabil tidak boleh suhu menjadi rendah atau bahkan menjadi naik nantinya akan berpengaruh terhadap hasil pembakaran genteng menjadi kurang baik atau bahkan gagal . Untuk memastikan pembakaran genteng tersebut matang merata disetiap tungku disediakan lubang kecil untuk melihat keadaan genteng dan api didalam tungku apakah sudah berwarna merah jingga. Setelah dipastikan pembakaran genteng matang maka tahap selanjutnya proses pendinginan dengan cara genteng masih berada didalam tungku namun api pembakaran dimatikan proses pendingingan lamanya sekitar ± 12 jam.

Sampai dengan tahap ini untuk Genteng Jatiwangi sudah siap dipasarakan namun melalui proses Sortir terlebih dahulu. Genteng yang telah memalui proses pembakaran tahap pertama dengan sebutan Genteng Jatiwangi Natural. Seperti Genteng Palentong Natural, Genteng Gambe Natural, Genteng Morando Natural, dan Nok/Wuwung Natural serta Aksesoris Genteng Jatiwangi Natural.

 
F.     PROSES PENGGELASURAN GENTENG JATIWANGI
Penggelasuran adalah pewarnaan pada permukaan genteng dengan bahan kimia khusus menyerupai bahan keramik bukan menggunakan cat genteng. Untuk memperindah penampilan genteng. Salah satu bahan dasar glazur tersebut yaitu tepung kaca dan dicampur dengan bahan kimia lain dengan media air. Sebelum digunakan bahan-bahan kimia tersebut timbang terlebih dahulu dan diracik ditambah sedikit tanah dengan air sebagai pelarut. Lalu diaduk-aduk sampai benar-benar tercampur rata diatas penyaringan sambil menuangkan air kedalam wadah. Dengan maksud nanti airnya saja yang digunakan untuk ampasnya dibuang. Wadah yang  biasa digunakan adalah tong plastik besar atau bekas drum aspal yang sudah dipotong setengahnya.. Setalah itu diendapkan semalaman didalam wadah keesokan harinya baru dapat digunakan.
Alat yang digunakan untuk menggelasur kepermukaan genteng bukan menggunakan Koas Cat yang ada dipasaraan melainkan dikucur/dicurahkan langsung ke permukaan genteng dengan alat gayung buat mandi dari plastik dilakukan satu persatu ke permukaan genteng dibawahnya menggunakan ember plastik. Setelah selesai diglazur genteng Natural tersebut tidak langsung digunakan melainkan akan dibakar kembali didalam tungku pembakaran. Genteng tersebut dimasukan kedalam ketungku dan disusun sejajar keatas dengan posisi genteng berdiri atau sama halnya dengan pembakaran genteng natural. Untuk waktu pembakaraan sekitar kurang lebih 12 jam dan pendinginan 12 jam. Disini ada perbedaan cara pembakaran dengan genteng natural untuk pembakaran genteng gelazur pra pembakaran kurang lebih selama ± 4 jam dan ± 8 jam dengan suhu tinggi diatas 1000 derajat celcius dengan suhu dijaga tetap stabil sampai dengan selesai agar hasil dari genteng glasur tersebut memiliki warna yang cerah tidak buram maupun gelap.
Tujuan penggalzuran untuk memperindah dan memeprcantik segala jenis genteng serta tahan terhadap Cuaca, Lumut dan Jamur sehingga genteng awet dan tahan lama. Genteng Glazur dengan warna umum Genteng Jatiwangi adalah warna Coklat Muda (Glazur Transparan), Warna Coklat Tua (Glazur Brown) dan Warna Hitam Kilap (Antik) dan Warna Premium seperti Glazur Biru, Glazur Hijau, Glazur Hijau Toska dan Glazur Merah Marun.
Untuk semua jenis genteng jatiwangi dapat diglazur seperti Genteng Palentong Glazur, Genteng Gambe Glazur dan Genteng Morando Glazur beserta Nok/wuwung beserta Aksesoris gentengnya. Untuk pemilihan warna nantinya disesuaikan dengan selera masing-masing.

G.     PROSES PENYORTIRAN GENTENG JATIWANGI
Tahap yang terakhir yaitu tahap penyortiran bertujuan untuk memastikan genteng yang sudah siap dipasarkan telah melalui tahap sortir.
Setelah melalui tahap sortir agar terlihat rapih dan mudah untuk pengangkutan genteng maka  genteng tersebut dilakukan pengikatan dengan alat dan tali striming band, untuk genteng jumlah 1 ikat isi 10 pcs genteng dan untuk genteng palentong 1 ikat isi 15 pcs genteng namun untuk genteng palentong jarang diikat tergantung permintaan konsumen.
Genteng Jatiwangi saat ini banyak diminati konsumen selain memiliki kelebihan awet dan tahan lama dan saat ini telah memiliki beraneka ragam warna. Selain mudah dalam penggantian dan perawatan saat ini juga sudah banyak dipadukan dengan Rangka Atap Baja Ringan. Untuk masalah harga pun genteng jatiwangi lebih ekonomis dan masih kompetitif dengan produk genteng lain.
Artikel ini dibuat dari proses produksi Pabrik Genteng Rai Karya Jatiwangi dengan situs semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membantu anda dalam memutuskan melakukan pembelian genteng produksi jatiwangi untuk rumah hunian impian anda. serta menghargai dan mencintai produk dalam negeri tercinta ini.




Thursday, 21 April 2016

JENIS - JENIS GENTENG

JENIS - JENIS GENTENG DI INDONESIA
Berikut ini adalah genteng yg mungkin menjadi pilihan untuk rumah impian anda sebelum memutuskan untuk membeli genteng :

1. GENTENG TANAH LIAT / PRESS 
Genteng katagori ini terbuat dari tanah liat yg dicetak / di-press. yang diolah serba tradisonal daRi mulai pengolahan tanah, penjemuran tanah dengan sinar matahari, dan sistem pembakaraan menggunakan kayu bakar dengan suhu diatas 1000 derajat celcius. Daya tahan genteng jenis ini sangat kuat. Untuk pemasangan, diperlukan teknik pemasangan kunci / kaitan genteng pada rangka penopang. Selain tampilan alami berwarna oranye kecoklatan hingga merah terakota, Anda juga bisa mewarnai genteng tanah liat dengan cat genteng atau glazur. Kini, telah tersedia berbagai macam pilihan warna-warni yang menarik. Kelebihandari genteng tanah liat adalah harganya relatif murah, mempunyai beban yang ringan shingga meminimalisir beban atap, dan memiliki kuat tekan sehingga dapat diinjak. Sedangkan kelemahan dari genteng ini adalah diperlukan ketelitian pada saat pemasangan reng sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah, akan mudah berlumut atau berjamur jika tidak dilapisi cat atau glasur, dan menggunakan pola pemasangan zig zag dengan sistem sambungan inlock.
2. GENTENG METAL ATAU BERBAHAN LOGAM
Genteng Metal memiliki ukuran yang lebih besar dari genteng tanah liat, yaitu sekitar 60-120 cm, dgn ketebalan 0,3 mm. Pemasangan genteng ini tidak jauh beda dengan genteng dari tanah liat. Karena memiliki ukuran yang lebih lebar maka dapat mempercepat waktu pemasangan pada sebuah rumah. Genteng jenis ini biasanya memerlukan sekrup tuk pemasangannya agar tidak mudah terbawa angin karena bobotnya lumayan ringan. Pilihan warna genteng metal yg tersedia sangat variatif dan menarik. Kombinasi warna atap dan dinding fasade bangunan dapat menciptakan harmoni warna yg menarik. Keunggulannya dari genteng metal ini adalah mudah dan cepat dalam pemasangannya, hemat material karena bentangnya yang lebih lebar, dilapisi bahan anti karat, menggunakan bahan anti pecah jadi lebih aman dari kebocoran, teknologi baru yang membuat genteng tidak menimbulkan panas dan tidak mudah terbakar, selain itu dilapisi bahan anti lumut sehingga tidak perlu khawatir untuk mengecet ulang yang tentunya memerlukan biaya tambahan. Untuk kelemehannya yang perlu diperhatikan adalah ketika pemasangannya, karena jika tidak rapi maka akan sangat tidak indah dilihat.
3. GENTENG ASPAL
material genteng yg satu ini bersifat solid namun tetap ringan, terbuat dari campuran lembaran bitumen (turunan aspal) dan bahan kimia lain. Ada dua model yang tersedia di pasaran. Pertama, model datar bertumpu pada multipleks yang menempel pada rangka, dan jenis yang kedua, model bergelombang yang pemasangannya cukup disekrup pada balok gording. Kelebihananya adalah ringan 1/6 dari berat genteng beton atau keramik, bisa digunakan untuk kemiringan genteng 22,5° sampai 90°, mudah dan praktis dalam pemasangannya, tahan terhadap api dan mampu menahan tekanan angin, memiliki pilihan warna dan dilindungi lapisan anti jamur dan anti pudar. Sedang kelemahannya adalah pada harhanya yang relatif mahal.
4. GENTENG KACA
genteng ini dipakai agar sinar matahari dapat masuk ke dalam ruangan secara langsung sehingga menghemat konsumsi listrik tuk penerangan. Material genteng ini terbuat dari kaca. Genteng ini mempunyai bentuk yg terbatas sehingga kompatibel/sesuai dgn beberapa jenis genteng tertentu saja. Keunggulannya adalah bahannya yang bersifat transparan, bisa memberikan pencahayaan alami di dalam rumah, kaca memiliki kesan modern sehingga cocok dipadukan di rumah yang bergaya modern dan minimalis. untuk kekurangannya bahannya yang mudah pecah, juga penggunaan yang berlebihan akan berakibat meningkatnya suhu ruangan dibawahnya.
5. GENTENG KERAMIK
genteng ini memiliki warna yg cukup banyak karena pada saat proses finishingnya dilapisi pewarna pada bagian atasnya (glazur). Bahan utama genteng ini adalah keramik. Kelebihan dari genteng ini adalah lebih tahan lama dan kuat menahan beban manusia, warna akan tahan lama karena diproses dengan pembakaran dengan suhu 1100 ° C, sistem interlock yang memungkinkan adannya celah untuk mengaitkan. Sedangkan untuk kelemahannya adalah diperlukan ketelitian pada saat pemasangan reng sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam rumah, selain itu diperlukan kemiringan atap minimum 30° agar air hujan dapat mengalir sempurna dan genting tidak dapat terlepas ketika diterpa angin (jika dipasang pada sudut kemiringan 45 – 60 °, perlu bantuan baut ketika memasangnya agar genting tidak terlepas dan lebih kuat.
6. GENTENG BETON
genteng ini terbuat dari beton, yaitu campuran pasir, semen, kerikil, dan bahan aditif. Bentuknya yang bergelombang dan ada juga yang datar. Bentuk datar muncul seiring dengan gaya arsitektur rumah yang modern dan minimalis sehingga perlu adanya penyesuaian bentuk atap yang lebih sederhana. Keunggulannya adalah kuat dan tahan lama dan daya tahan terhadap tekanan tinggi sehingga tidak mudah goyah oleh angin. Kekurangannya memiliki tekstur yang kasar dan mudah timbul lumut pada permukaannya.
Semoga artikel ini bisa jadi acuan dalam memilih genteng rumah idaman Anda..




GENTENG JATIWANGI MORANDO GLAZUR DAN NATURAL

Genteng Jatiwangi Morando merupakan salah satu produk genteng berbahan tanah liat yang berasal dari kecamatan jatiwangi kab. majalengka jawa barat.

Genteng Morando Jatiwangi sedang populer dan banyak diminati oleh masyarakat indonesia pada umumnya karena dengan bentuk eksotis dan elegan dimana kualitas genteng tersebut terkenal kuat,awet dan tahan lama.

Dan salah satu bukti genteng jatiwangi terkenal kuat dapat melihat rumah-rumah jaman dahulu menggunakan genteng dari jatiwangi namun tetap kokoh dan kuat.

Genteng Morando saat ini juga ada dua pilihan yang pertama :

1. Genteng Jatiwangi Morando Natural maksudnya natural disini dalam prosesnya hanya mengalami satu kali pembakaran dari tanah liat sudah dijemur kering langsung dibakar dan siap untuk dipasarkan. dan dar warnapun murni dari hasil pembakaran tersebut tanpa ada warnanya alami seperti tanah yang sudah melalui proses pembakaran.

2. Genteng Jatiwangi Morando Glazur dapat dijelaskan disini dari genteng morando natural yang telah mealalui proses pembakaran permukaannya akan dilapisi glazur (bahan keramik) kemudian dibakar kembali jadi untuk genteng morando glazur proses pembakarannya dilakukan 2 kali. dan utnuk warna yang umum digunakan adalah Brown (coklat kopi) dan Transparan (merah bata) dan juga Warna Hitam silver. ada juga warna morando glazur hijau, biru, merah marun dan toska masuk dalam kategori warna premium dan untuk harganya pun lumayan tinggi dikarenakan proses penggelasuran tingkat kesulitan tinggi. dan harga bahan glazurnya pun lumayan mahal. maka pantas untuk harga genteng morando glazur warna premium mahal dipasaran. dan satu hal lagi barang tersebut biasanya by order karena harus melalui tahapan tester terlebih dahulu agar nantinya warna sesuai yang diharapkan.

Demikian dapat saya jelasakan tentang genteng morando jatiwangi glazur dan natural semoga bermanfaat.

mungkin untuk posting selanjutnya akan saya jelasakan juga tentang genteng jatiwangi palentong.



KENAPA GENTENG JATIWANGI

Genteng Jatiwangi merupakan Genteng (atap rumah) yang berasal dari Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Propinsi Jawa Barat dengan letak geografis kecamatan jatiwangi berada didataran rendah dengan perbatasan sebelah timur kota cirebon sebelah barat kota sumedang sebelah utara perbatasan dengan kota kuningan dan ciamis sebelah selatan perbatasan dengan kota indramayu. Produksi genteng jatiwangi sudah berjalan puluhan tahun yang lalu merupakan usaha/industri warisan dari nenek moyang.

Genteng Jatiwangi bahan baku utama berasal dari Tanah Liat dengan proses produksi dan manajemen perusahaan serba tradisional. Dari mulai pengolahan tanah, pencetakan genteng dengan system press menggunakan mesin cetak ulir dengan tenaga manusia, sedangkan untuk proses pengeringan tanah masih menggandalakan panas sinar matahari dengan cara dijemur diareal pabrik, dan untuk proses pembakaran genteng dimasukan kedalam tungku pembakaran dengan bahan bakar dari kayu bakar. Proses pembakaran dilakukan selama 12 jam lamanya dengan suhu diatas 1000 derjat celcius. proses pendinginan genteng dalam tungku pembakaran sekitar kurang lebih 10 jam.

Tenaga Kerja yang bekerja dipabrik genteng kebanyakaannya penduduk setempat. Pabrik Genteng Jatiwangi sampai saat ini telah menyerap ratusan bahkan ribuan tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan lulusan SD, SMP, dan SMU. Bahkan banyak suami istri bekerja dalam 1 pabrik. Sehingga dengan keberadaan pabrik genteng roda perekonomian masyarakat bawah ikut terbantu.

Para pelaku usaha genteng dikecamatan jatiwangi ada sekitar kurang lebih 300 pengusaha dengan berbagai macam merek genteng jatiwangi. Kebanyakan pemilik genteng jatiwangi merupakan usaha turun temurun dan dikelola oleh keluarganya. Untuk wilayah pemasaran genteng yang tadinya hanya Propinsi Jawa Barat dan Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya saat ini sudah merambah ke Propinsi Jawa Tengah, Jawa Timur serta wilayah Kota Bali dan Sumatra. Ditengah ERA Digital para pemilik perusahaan genteng pun mengikuti perkembangan jaman tidak hanya menjual/memasarkan produknya secara offfline namun saat ini sudah mulai memasarkan produk genteng tersebut melalui media sosial, blogspot, wordpress dan website.

Ditengah masuknya genteng(atap rumah) ke indonesia dengan bahan matrial yang berbeda menggunakan teknologi moderen. Seperti genteng metal, genteng beton, genteng aspal dan genteng keramik. Genteng Jatiwangi terkena imbasnya dari segi pemasaran mengalami penurunan. Namun genteng jatiwangi masih tetap exis dan masih banyak peminatnya karena harganya ekonomis gentengnya terkenal kuat dan tahan terhadap cuaca.

Produk Genteng Jatiwangi diantaranya :
  1. Genteng Kodok Jatiwangi (sudah ditinggalkan dan tidak produksi kembali) saat ini yang masih produksi di jatiwangi yaitu PT. Abadi Jatiwangi
  2. Genteng Gamabe
  3. Genteng Palentong
  4. Genteng Morando
  5. Aksesoris Genteng Jatiwangi

Dari ke 5 produk geteng jatiwangi yang saat ini banyak dicari yaitu genteng morado natural, genteng Morando Glazur Brown dan Genteng morando Glazur transaparan.


Thursday, 11 February 2016

Harga Genteng Glazur Morando dan Palentong

GENTENG GLAZUR JATIWANGI MORANDO DAN PALENTONG

Genteng Jatiwangi memiliki beberapa jenis dan tipe seperti Genteng Palentong, Genteng Morando, Genteng Gambe, dan Genteng Abadi Jatiwangi.

Namun yang akan saya bahas untuk saat ini yaitu Genteng Jatiwangi Glazur Palentong dan Genteng Jatiwangi Glazur Morando.

Untuk kedua jenis genteng tersebut dari segi bahan baku, proses porduksi dan kualitas genteng sama, yang akan membedakannya dari bentuk genteng dan harga genteng.

Berikut untuk Harga Genteng Glazur Jatiwangi saat ini dan harga tersebut sewaktu-waktu dapat berubah.

Daftar Harga Genteng Glazur Jatiwangi.

A. Genteng Jatiwangi Glazur Palentong

1. Harga Genteng Jatiwangi Palentong Glazur Brown Rp. 2.800.- per pcs
2. Harga Genteng Jatiwangi Palentong Glazur Transparan Rp. 2.800.- per pcs

B. Genteng Jatiwangi Glazur Morando 

1. Genteng Morando Jatiwangi Glazur Transparan (merah bata) Rp. 3.600.- per pcs
2. Genteng Morando Jatiwangi Glazur Brown (Coklat Kopi) Rp. 3.600.- per pcs
3. Genteng Morando Jatiwangi Glazur Hitam Rp. 3.800.- per pcs